NAMA :Reza anugrah
Kelas : 15215817
NPM :1EA26
Kelas : 15215817
NPM :1EA26
MANUSIA DAN
PENDERITAAN (ILMU BUDAYA DASAR)
BAB V
A. Makna
Penderitaan
Penderitaan dari kata derita. Kata derita berasal dari kata bahasa sansekerta
dhra artinya menahaan ataau menaggung. Derita artinya menanggung dan merasakan
seuatuu yang tidak menyenangan. Yang termasuk penderitaan antara lain:
-kekenyangan
-kesengsaraan
-kelaparan
Di surat Al-Balad ayat 4 diyatakan “manusia ialah makhluk yang hidupnya penuh
perjuangan”. Ayat tersebut diartikan , bahwa manusia bekerja keras untuk dapat
melangsukan hidupnya. Serta manusia harus taat kepada tuhannya , apabila
manusia melalaikany atau kurang sungguh sungguh menghadapinya ,maka akibatnya
manusia akan menderita
Dan dapat di simpulkan bahwa peneritaan tak dapat di pisahkan dengan kehidupan
manusia. Karena setiap orang akan/pernah mengalami penderitaan. Nasib malang
atau penderitaan dataang tak dapat di tolak, harus diterima apa adannya, kita
pasrah kepada tuhan.
B. Makna
Siksaan
Berbicara
tentang siksaan, maka terbayang pada ingatan kita tentang neraka dan dosa , an
akhirnya firman tuhan dalam Kitab suci Al-Qura’an. Seperti kita maklumi di dalam
kitab suci Al-Qura’an terdapat banyak sekali surat dan ayat yang membicarakan
tentang siksaa ini .
Macam iksann dan bentuk siksaan bertebaran antara 69 buah dari surat
Al-Ankabut, antara lain ayat 40 yang mnyatakan : “maing2 bangsa itu kami siksa
sengan ancaman siksaan, kareena dosa-dosannya ada diantara kami hujan dengan
bat-batu kecil seperti kaum aad, ada yang di gannyang dengan halilintar bergemuruh`dahsyat
seperti kaum Tsamud, ad pula yang kami benamkan ke dalam tanah seperti Qarun,
dan ad pula yang kami tenggelamkan seperti kaum Nuh. Dengan siksaan siksaan
itu, Allah tidak menganiaya mereka, namun mereka lah yang menganiaya diri
sendiri, karna dosa dosanya .
Di impulkan bahwa, siksaan ta dapat di pisahkan dengan kehidupan manusia.
Setiap manusia pernah atau akan menjalani siksaan. Siksaan tak dapat di
pisahkan dengan dosa, siksaan yang berhubungan dengan dosa adalah siksaan di
hri kiamat, siksaan di neraka merupakan tugas para ahli agama untuk
membicarakannya.
C. Makna
Rasa Sakit
Rasa
sakit adalah rasa yang Rasa sakit adalah rasa yang tidak enak bagi si
penderita. Rasa sakit akibat menderita penyakit, atau sakit. Sakit perut
akibatnya terasa sakit perutnya. Sakit gigi akibatnya terasa nyeri(sakit).
Sakit hati akibatnya hatinya teras sakit. Sakit cinta akibatnya hati slalu di
ruundung rasa ingin ketemu orang yang di cintaiinya, dan sebagainnya.
Rasa sakit dapat menimpa setiap manusia hidup. Kaya miskin, besar kecil,
tua-muda,berpangkat atau rendahan tak dapat menghindarkan diri , bila
telahtertimpa, orang bodoh atau orang pintar, bahkan dokter sekalipun.
Dapat di ssimpulkan bahwa: segala macam rasa sakit atau penyakit yang di derita
manusia tak dapat di pisahkan dari kehidupan, karena setiap orang mengalami
rasa sakit atau penyakit. Bermacam rasa sakit yang di derita manusia. Sakit
hati , sakit syaraf, dan sakit fsik. Setiap rasa sakit ada sebabnya, tetapi
tidak semua rasa sakit atau penyakit mudah di ketahui sebabnya.
D. Sumber
Penderitaan
Manusia
pada hakikatnya adalah makhluk hidup yang me Miliki kepribadian yang tersusun
dari perpaduan dan saling hubungan dan pengaruh mempengaruhi antara unsur-
unsur jasmani,da rohani,dan karena itu penderitaan dapat pulaa terjadi pada
tingkat jasmni maupun rohani.
Jasmani di sebut juga sebagai tubuh, badan, badan wadaq, jasad, materi, wadah,
atau unsur konkrit dari pada pribadi. Jasmani merupakan nsr yang hidup pada
pribadi manusia. Di dalam jasmani manusia ada dua unsur-unsur yang selalu
berhubungan, yaitu otak dan panca indera
Rohani sering di sebut dengan istilah lain seperti misalnya jiwa, badan halus,
dan md merupakan unsur yang tidak dapat di tangkap oleh panca indera manusi.
Rohani memiliki alat dan kemampuan . alat dan kemampuan itu adalah:
1. Nafsu
2. Perasaan
3. Pikiran
- Perasaan menyangkut suasan batiniah manusia .
kalau seseorang merasa cinta, benci dan sebagainya perasaan cinta atau benci
ini tinggal di dalam batin manusia
- Pikiran disebut juga akal,budi. Dimiliknya pikiran
ini mmungkinan manusia mempertimbakannnya, membedakan dan mengambil keputusan
berdasarkan alasan alasan tersendiri
- Kemampuan disebut juga kehendak. Dimiliknya kemauan
atau kehendak dalam iri manusia memungkinkan manusia memilih untuk memilih
manusia harus tahu apa yang di pilih.
Daftar Pustaka
Penulis : Drs. Supartono W,2004 jakarta: Ghalia
Indonesia



0 komentar:
Posting Komentar