Diberdayakan oleh Blogger.

Klasik di Era Modern

saat ini saya akan membicarakan tentang hobi saya tentang mengoleksi atau menyukai hal yang berbau klasik/barang barang jadul. barang yang saat ini saya koleksi adalah kamera. Yaa.... saya mengoleksi beberapa kamera analog, kamera yang masih mengunakan roll film didalamnya untuk. Mungkin sebagian dari kalian bingung untuk tahu bagaimana saya bisa mendapatkan kamera yang umurnya bahkan lebih tua dari saya bisa dibilang sepantaran dengan orang tua kalian atau kakek nenek kalian. Yaaa... saya mendapatkan kamera analog tersebut bekas pakai dari orang tua saya saat masih muda bahkan tidak sungkan juga saya membeli kamera tersebut dari orang yang umurnya kurang lebih 60 tahun. pada saat saya membeli kamera tersebut sesaat beliau bernostalgia dengan ceritanya di masa muda dengan menunjukan saya beberapa foto beliau dimasa muda dengan ciri khas anak muda ditahun 70an yang menggunakan celana cutbray, wajahnya mirip sekali dengan musisi legendaris indonesia Chrisye ketika muda dengan rambut gondrongnya.


saya membeli kamera merek ricoh f10 dengan jenis point and shoot semi range finder dari beliau dengan harga 250rb dengan kondisi yang sangat mulus terawat bahkan terlihat seperti baru kamera tersebut umurnya sudah 40 tahun

sampai saat ini saya masih sangat suka membawa kamera tersebut karna bodynya yg kecil sangat ringan untuk dibawa kemana-mana dan memudahkan saya untuk memotret apapun yang saya suka.
saya juga sering memotret pakai kamera analog dengan jenis slr pabrikan jepang fujica mpf 105x bekas pakai orang tua saya

oiya pada kamera ini kita tidak bisa melihat foto yang baru saja kita potret lho. jadi kita harus menunggu roll film kita habis baru kita bisa pergi ke Lab untuk mencuci film tersebut. Biasanya 1 roll film itu bisa 36 kali foto kalian bisa membeli roll film tersebut dengan harga yang variatif tergantung dengan jenis film tersebut. yang biasa saya pakai itu film fuji color c200, kodak color plus 200 dan agfa vista 200. ya.. rata-rata saya pakai film yang asanya 200.

berikut hasil jepretan dari kamera analog saya dari berbagai kamera yang saya punya dan film yang berbeda beda



saya sangat suka sekali dengan beberapa tone foto saat memakai kamera analog ini karena kita tidak perlu capek-capek lagi untuk mengedit foto tersebut.
terimakasih telah mendengar cerita saya.


Read comments

TUGAS MANAJEMEN PEMASARAN GLOBAL

NAMA : REZA ANUGRAH
NPM     : 15215817
KELAS : 4EA25



TAHAP-TAHAP PENGEMBANGAN KORPORASI TRANSNASIONAL
Ada 5 macam tahap pengembangan korporasi transnasional  diantaranya adalah:
n  Tahap Satu: Domestik
n  Tahap Dua: Internasional
n  Tahap Tiga: Multinasional
n  Tahap Empat: Global
n  Tahap Lima: Transnasional

A.    Tahap ke-1 :   Domestik
Perusahaan tahap 1 adalah domestic dalam hal focus, visi dan operasinya. Orientasinya adalah etnosentris. Perusahaan ini memfokuskan pada pasar, pemasok dan pesaing domestik. Pengamatan lingkungannya pada lingkungan domestik, yang sudah dikenal dan dari Negara sendiri. Moto yang tidak disadari dari perusahaan : “Bila tidak terjadi di negara ini, hal itu tidak akan terjadi” Perusahaan tahap 1 yang sedang tumbuh, kalau sudah mencapai batas pertumbuhan dalam pasar primer, akan melakukan variasi memasuki pasar, produk, dan teknologi baru, bukan lagi memfokuskan pada peneterasi pasar internasional.
B.    Tahap ke-2 :   Internasional
Perusahaan tahap 2 memperluas pemasaran, pabrik, dan kegiatan lain di luar negeri. Perusahaan tersebut memburu kesempatan bisnis di luar negeri, walaupun begitu masih tetap etnosentris, atau berorientasi dalam negeri, dalam orientasi dasarnya. Tanda dari perusahaan tahap 2 adalah keyakinan bahwa cara-cara melakukan bisnis, orang, kebiasaan, nilai-nilai, dan produk negeri sendiri lebih unggul dibandingkan dengan yang ada dimanapun di dunia. Fokusnya dari perusahaan tahap 2 adalah tetap pada pasar dalam negeri. Tahap 2 merupakan awal dari tahap 4 :”Global” Kalau perusahaan memutuskan untuk memasuki pasar internasional, masuk akal ditahap awal untuk memperluas bisnis dan bauran pemasaran (4P) seluas mungkin sehingga mereka dapat memusatkan belajar mengenai cara melakukan bisnis di Negara asing.


C.     Tahap ke-3 :   Multinasional
Pada waktunya, perusahaan tahap 2 akan menemukan bahwa perbedaan dalam pasar di seluruh dunia menuntut adaptasi dari bauran pemasaran agar dapat sukses. Kalau perusahaan sudah memutuskan untuk memberikan respon pada perbedaan pasar, perusahaan itu beranjak menjadi perusahaan tahap 3 Multinasional yang mengejar strategi multidomestik. Fokus dari perusahaan tahap 3 adalah multinasional atau dalam istilah strategi disebut multidomestik (artinya perusahaan itu merumuskan strategi yang unik untuk setiap Negara tempat perusahaan itu melakukan bisnis). Orientasi dari perusahaan ini bergeser dari etnosentris menjadi polisentris. Orientasi polisentris adalah asumsi bahwa pasar dan cara melakukan bisnis di seluruh dunia demikian unik, sehingga satu-satunya cara agar sukses secara internsional adalah melakukan penyesuaian pada aspek yang berbeda dari setiap pasar nasional.
 Strategi pemasaran tahap 3 adalah menyesuaikan bauran pemasaran domestic agar cocok dengan pilihan dan kebiasaan asing
Contohnya : Philips dari Belanda (1960)
D.    Tahap ke-4 :   Global
Perusahaan tahap 4 membuat ancangan strategi yang cukup besar dari tahap 3 multinasional.
Perusahaan pasti punya strategi pemasaran global atau strategi menemukan pemasok global, tetapi tidak pernah kedua-duanya. Perusahaan itu akan memfokuskan pada pasar dan sumber daya global dari dalam negeri atau salah satu Negara lain untuk memasok pasar ini atau akan memfokuskan pada pasar domestik dan sumber daya dari dunia untuk memasok saluran distribusi domestic.
Contohnya :  Harley Davidson dan Gap. Harley. Strategi perusahaan global tahap 4 adalah memenangkan strategi bila sebuah perusahaan dapat menciptakan keunggulan bersaing dengan membatasi globalisasi dari rantai nilai
E.     Tahap ke-5 :   Transnasional
Perusahaan pada tahap 5 ini jauh lebih canggih daripada sekedar sebuah perusahaan dengan penjualan, investasi dan opeasi di banyak Negara. Perusahaan semakin lama semakin mendominasi pasar dan industri di seluruh dunia ini adalah sebuah perusahaan dunia terpada yang menghubungkan sumberdaya global dengan pasar global dan membuat laba.
Tidak ada contoh perusahaan transnasional yang ‘murni’, tetapi jumlah perusahaan, yang memperlihatkan banyak karakteristik dan beberapa lagi sebagaian besar karakteristik perusahaan global bertambah banyak.
Perusahaan tahap ini orientasinya geosentris. Perusahaan ini mengakui adanya persamaan dan perbedaan, serta mengadopsi pandangan dunia.
Perusahaan tsb berfikir global dan bertindak lokal. Perusahaan mengadopsi strategi global yang memungkinkannya untuk meminimalkan penyesuaian di berbagai Negara yang benar-benar menambah nilai bagi pelanggan di Negara itu.
Perusahaan tsb melakukan penyesuaian hanya bila menambah nilai yang ditawarkan.
Pengetahuan dalam transnasional diciptakan oleh seluruh fungsi di semua lokasi dan dikembangkan bersama serta disebarkan ke seluruh dunia.
MENYARING ATAU MENGUMPULKAN INFORMASI
Perusahaan tahap 5 secara cermat mengamati adanya kesempatan dan ancaman di seluruh dunia. Ini adalah dimensi kritis perusahaan transnasional dan dimensi prestasi kerja yang dapat dicapai oleh perusahaan apapun. Pengetahuan mengenai perkembangan pasar dan persaingan serta mengenai kecendrungan ekonomi, budaya, politik, dan teknologi penting secara strategis, untuk alas an menyerang maupun bertahan
VISI DAN ASPIRASI
Perusahaan tahap 5 pasti tidak puas untuk berfikir dalam arti beroperasi dalam lingkungan satu Negara atau satu regional saja. Perusahaan ini menerima kebenaran yang ada di balik moto :”Tumbuh atau Mati”. Aspirasinya bersifat global : pasar global, pelanggan global, dan kemampuan untuk tetap menonjol dengan posisi bersaing langsung terhadap pesaing global yang lain.

SEGMENTASI PASAR GLOBAL

Segmentasi pasar global didefinisikan sebagai proses mengidentifikasi kelompok atau kumpulan pelanggan potensial pada tingkat nasional maupun sub nasional yang kianya mempunyai persamaan tingkah laku dalam membeli.
Sekarang ini , para agen periklanan & perusahaan global cenderung mensegmentasikan pasar dunia berdasarkan pada beberapa kriteria kunci :
1.     Demografis
Didasarkan pada karakteristik populasi yang dapat diukur ari seperti umur, jenis kelamin, pendapatan, pendidikan & pekerjaan.
2.     Psikografis
Proses pengelompokan orang dalam arti sikap, nilai-nilai yang dianut, dan gaya hidup à idealis, materialis, tradisional.
3.     Karakteristik tingkah laku & manfaat yang dicari.
Tingkah laku : memfokuskan pada apakah orang akan membeli & menggunakan suatu produk atau tidak, disamping seberapa sering & berapa banyak yang dipakainya. Konsumen dapat dikategorikan menurut tingkat penggunaan, mis : pengguna berat , sedang, ringan, bukan pengguna. Atau menurut status pengguna, mis : pengguna potensial, bukan pengguna, mantan pengguna, pengguna regular, pengguna pertama kali, dan pengguna produk pesaing.
Manfaat yang dicari : manfaat yang ditawarkan suatu produk tanpa memperdulikan wilayah geografisnya.

Menetapkan Sasaran Global
Segmentasi merupakan proses yang dipergunakan oleh pemasar untuk mengelompokkan konsumen yang mempunyai keinginan & kebutuhan yang sama.
Menetapkan sasaran adalah : tindakan mengevaluasi & membandingkan kelompok yang diidentifikasi & kemudian memilih satu atau beberapa diantaranya sebagai calon dengan potensi paling besar.
Kriteria untuk menentukan target :
1.     Besar segmen yang ada & potensi pertumbuhan
2.     Persaingan potensial
3.     Kecocokan & kelayakan.
Memilih strategi pasar sasaran global.
1.     Pemasaran globlal yang tidak membeda-bedakan . Serupa dengan pemasaran missal dalam satu Negara, pendek kata, serupa dengan melibatkan penciptaan bauran pemasaran yang sama.
2.     Pemasarn global terkonsentrasi.
Menyiapkan bauran pemasaran untuk membidik segmen tunggal di pasar global.
3.     Pemasaran global yang membeda- bedakan.
Strategi ini mencakup sasaran dua atau lebih segmen pasar yang berbeda dengan berbagai penawaran bauran pemasaran.





SUMBER : 
- heru_p.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/.../Manajemen+Pemasaran+Lanjut.doc
- https://ssaengi.wordpress.com/2014/05/14/segmentasi-global-menentukan-target-dan-menentukan-posisi/

Read comments