1 januari adalah hari jadi kita berdua, sungguh itulah bulan yang kita punya juga. Cinta sangat romantis dibulan februari tetapi menurutku tidak masih ada bulan januari. Hampir setiap hari kita saling mengatakan "aku sayang kamu" "aku juga sayang kamu". Aku sangat bahagia, ini melebihi bahagia segala waktu yang pernah ada. Aku masih bisa merasakan segala getar yang kamu hadirkan buat aku saat itu. Saat kau jauh misalnya. Aku hampir kehilangab warasku. Setiap detik ingatanku tertawan oleh namamu. Setiap saat rinduku memburu dimana raut wajahmu. Aku bagai orang gila yang mencari jalan pulang kerumah ibunya. Aku bagaikan orang asing di negri entah berantah. Mataku slalu mencari sudut dimanakah kamu bersembunyi. Ini januari yang kita sayang.
Setahun sudah berlalu, kenangan itu masih saja pulang. Membawa apa yang telah kau buang. Sudah lelah aku berlari sejauh ini menghindari kamu. Dan kini kamu kembali lagi dan kamu pergi lagi itu membuat rasa yang sempat menghilang datang kembali.
Aku mungkin bisa membawa tubuh ini pergi menjauh, Meninggalkanmu,belajar melupakanmu sekuat tenaga akan aku coba. Meski selalu saja ada yg menbuatku tak berdaya. Karna sejauh apapun pergi tak pernah menjamin kau tak akan ditemui. Seperti hari ini kamu menemuiku lagi memeluku dan menciumku, lengkap dg bayanganmu setahun lalu, lengkap dengan gema suara manjamu sejernih dulu. Dan lengkap jualah luka yang kembali mengalir didadaku.
1 januari
07.30 |
juni 13
07.11 |
Apa kamu ingat? Juni yang kita punya dulu. Kita memiliki bulan yang sama untuk merayakan dimana hari ulang tahun kita tiba kita saling sibuk mengumpulkan uang untuk kamu memberi hadiah untuk aku, dan aku memberi hadiah untuk kamu, kita bagai pasangan yang sangat sempurna karna bulan lahir kita sama, tanggal 14 juni dimana aku berulang tahun saat itu adalah hari paling sempurna yang paling aku ingat walaupun itu sangat sederhana tapi yang paling berkesan adalah saat merayakannya bersama kamu saat kamu memberi ucapan untukku memberi pelukan serta cium hangat untukku aku sangat merindukan juni tahun lalu. Menjelang juni 14 aku tidak lagi bersamamu bahkan kamu telah menjadi milik org lain dimana tanggal 8 kamu pasti akan lebih bahagia bersamanya, sedangkan aku? Tanggal 14 nanti aku tidak akan pernah lagi memiliki kebahagiaan seperti tanggal 14 tahun lalu, bahkan aku tidak ingin ada bulan juni untuk seterusnya.
bahagia ya kamu
06.56 |
Apa kabar cinta? Apakah kamu baik saja?Aku disini merindukan apa yang seharusnya aku rindukan, aku rindukan hangat lembut belaian kasihmu, kau tahu cinta? Aku selama ini masih sangat mencintaimu, aku sulit melupakanmu cinta karna melupakanmu sama susahnya seperti orang yang belum pernah aku kenal bahkan sejak kita sudah tak bersama aku masih selalu ada untuk kamu aku selalu siap untuk menjadi rumah yang abadi untuk kamu jika seandainya rumah baru kamu rusak/hancur, aku bersedia untuk kau tinggali untuk tempat bernaungmu,untuk menjadi apa yang kamu butuhkan, bahkan aku siap hancur untuk melindungi kamu dari segala masalah yang kamu terima. Jika seandainya kamu punya rumah baru lagi aku siap jika kamu tinggalkan aku lagi, yang aku ingin adalah melihatmu bahagia bahagia dan bahagia walaupun bahagia itu bukan bersamaku. Aku hanya ingin melihat orang yang aku cintai bahagia walau tanpa aku, cinta bukan berarti harusnya memiliki tetapi cinta bagaimana cara kita melihat orang yang kita cintai bahagia. Cinta sama kamu gak bikin aku nyesel yang bikin aku nyesel itu adalah aku bukan orang yang kamu cintai. Disetiap aku berdoa aku akan selalu mendoakanmu untuk selalu bahagia walaupun aku sendiri menahan perihnya tanpa dirimu cinta.
teganya kau buatku jadi pembunuh
09.14 |
Suatu saat bila kamu gak lagi ngerasa rasa ini sama. Jgn salahin aku, aku udah ngebunuhnya. Aku sengaja udah ngeracuninnya,karna aku udh pikir2 gaada gunanya dia hidup dan terus2an berkembang tanpa masa depan, aku udh taro masa depannya dikamu, sementara kamu pikir dia cuma benalu. Biarin aja dia mati, emg dia udh selayaknya rasa yg tak tahu diri itu pergi dari muka bumi ini. Berlalu bareng hal2 yg pernah dia citakan. Karna memang udh mestinya cinta tak dia dapetin.
Jangan seselin aku lagi. Karna aku gak pengen kamu nyesel. Bukankan penyesal an hanyalah kegiatan membuang apa2 yg udh kebuang? Udahlah biarin aja semuanya udh bener2 punah. Segala yg tumbuh dihatiku udh aku bakar udh aku hanguskan dg amarah yg aku lahirin dari kepala aku, bukannya aku benci sama kamu, aku cuma benci kenapa aku biarin hati aku jatuh terlalu dalam kekamu? Aku benci sama hal2 yg rusak pikiran aku. Jatuh hati sm kamu buat aku bener2 jatuh diri, bahkan aku mempermalukan diri aku sendiri didepan orang dimuka bumi ini. Aku cinta,tp kamu gapeduli rasa. Dan bodohnya aku terus saja melakukannya,berkali2,terus menerus tanpa pernah mengenal logika....
Hingga tiba aku menulis ini. Aku harus sadar aku emg harus ngebunuh segalanya. Aku benci dg perasaan gak tahu diri. Aku benci bila harus bertemu denganmu tiap saat, dan aku masih berat menggendong perasaan ini didadaku, kau tau? Tak ada yg lebih sakit saat hatimu mendasar, tp yg ada hanya senyuman kasar, udahlah aku hanya ingin kembali menjadi manusia yang tak lagi mencintai kamu, aku hanya ingin menjadi manusia yg dihargain di dunia ini, seperti hakikatnya cinta selalu membuatmu menjadi berharga, bukan membuatmu jatuh dan mengemis. Cinta itu kaya tak selayaknya ia membuatmu menjadi pengemis tak layak jg menjadikan kamu budak...
Sebelum aku jadi pengemis, ada baiknya ku bunuh dia, meski aku tahu ngebunuhnya sam aja ngancurin separuh isi dada aku sendiri :'''


